Minggu, 26 Desember 2010

setahun sudah

Wah sudah lama sekali tidak bikin tulisan dan karya-karya aneh di sini. Sebenarnya banyak waktu yang bisa saya pergunakan buat berbagi cerita, informasi dan lain-lain, tapi tidak saya lakukan. Setiap terpikir untuk bikin tulisan, semua kata-kata udah pada ngantri dikepala buat dikeluarin. Eh pas saya buka laptop dan bersiap untuk mengetiknya, kata-kata itu rebutan keluar tanpa memperdulikan yang lain, saling menginjak, berdesakan, dan kehilangan kendali (agak berlebihan memang). Akhirnya saya bingung mana duluan yang mau dipake dan dicerna, ujung-ujungnya lupa tadi apa ya yang mau dibahas. Sepertinya tanda-tanda penuaan dini hihihi..

Sebenernya postingan ini sudah di rencanakan dari beberapa hari yang lalu, tapi baru sempat di postingkan sekarang. Tanggal 20 Desember kemarin saya dan sang pacar genap sudah setahun berpacaran. Syukur Alhamdulillah kami bisa melewatinya dan masih tetap bersama.
Kalau di inget-inget lagi kebelakang setelah pacaran 10 bulan saya langsung tunangan. jadi agak sedikit berbeda waktu pacaran yang biasa dengan pacaran yang sudah bersetatus tunangan,,,( hehehe kalu nikah waaaah pastinya beda lagi ceritanya betul betul betul).
Dibilang berat memang berat sekali perjalan kisah kita, jika di buatkan novel pasti gak akan muat satu buku dan jika dibuatkan film pasti gak akan cukup 100 episod ( hahaha lebay dot kom ) tapi beneran lho meskipun hubungan kita baru satu tahun,tapi uuuuuuukh banyak banget kejadian-kejadian suka dan duka yang sering kita lewati.

Kalau boleh jujur pacaran saya kali ini benar-benar memberikan suatu pelajaran untuk sabar melatih emosi, belajar untuk selalu mengalah dan belajar untuk dewasa. Masalah demi masalah yang saya alami sampai akhirnya menemukan titik kedamaian dari masalah tersebut dan itulah yang membuat kedewasaan saya naik satu tingkat dan seterusnya ( berlebihan memang ).
Berbagai macam perbedaan pendapat yang membuat kita ingin menang sendiri dan tidak ada rasa ingin saling mengalah menjadi penyebab seringnya kita betengkar.
Sifat kita yang terkadang sama-sama mempunyai ego tingkat tinggi membuat kita lebih ingin memperlihatkan siapa sich diri kita sebenernya, misalnya :
Saya ini anak bungsu, terkadang saya ini orangnya manja dan terkadang pula gak mau diatur. Sedangkan sang pacar dia anak pertaman, terkadang dia orangnya selalu ingin dituruti apa kemauan dia dan terkadang pula ingin selalu mengatur.
Memang benar Allah SWT menciptakan pasangan itu dengan kelebihan dan kekurangannya, kekurangan inilah yang membuat saya banyak belajar untuk berusaha membawa hubungan ini menjadi baik dari yang lebih baik. Semakin berjalannya waktu Alhamdulillah sedikit demi sedikit saya dan sang pacar bisa berusaha belajar lebih baik dari setiap permasalahan yang kita ciptakan sendiri.

Oia Anniversery kali ini benar-benar menyedihkan, kita gak bisa merayakan berdua secara langsung, sang pacar dapat tugas di kalimantan. Sedih banget gak kaya pasangan yang lain merayakan Anniversery berdua dalam suasana yang romantis tapi enggak buat kita. Sedangkan kita dalam tempat yang berjauhan... tapi gak apalah meskipun saat ini kita lagi tapi rasa sayang dia dihati ini bisa terasa ko, mudah2n dia juga merasakan rasa sama seperti saya.

Saya hanya bisa berharap mudah2n dihari jadi kali ini bisa memberikan suatu arti saling memiliki antara kita sehingga bisa mengantarkan kita kehubungan yang lebih baik dan lebih diridoi Allah SWT, mudah-mudahan lebih saling mengerti dan pengerhtian, saling mencintai dan menyayangi, juga bisa saling mengerti satu sama lain. Gak ada satupun yang bisa menggantikan arti berhargarnya hidup ini kecuali dengan adanya rasa saling mikaAsah, mikaAsih sareung mikaAsuh. ( buat yang gak mengerti bahasa sunda silahkan tanya aja ke emak bapakmu yang ngerti sunda,, hehehehe )

Rabu, 15 Desember 2010

just 4 Baba v_v


udah lama lho saya ingin bercerita lagi di sini, banyak sekali inspirasi yang saya dapat untuk bercerita, waaaah bagus nih tapi setelah berhadapan langsung dengan laptop uuuuuuh ko malah pada kabur yach kata-katanya,,, hehehe entahlah.
Tapi disini saya hanya ingin cerita tentang masalah yang baru saya rasakan karena ini adalah kali pertamanya saya ditinggalkan sang pacar untuk urusan pekerjaan ke kalimantan dengan waktu yang lumayan gak sebentar ( yaaa sekitar 5 bulanan lah,,, waaaah berapa kali malem minggu niyh gw gak diapelin,,,?! Hhhmmmmm sabarlah Vi... )

jauh hari setelah saya dapat kabar dari sang pacar kalu akhirnya dia akan ambil tugas di kalimantan benar-benar membuat saya sock, gimana tidak awalnya dia bilang gak akan ambil tugas tersebut  karena bagi dia banyak sekali resikonya, tapi gak lama kemudian dia malah berubah pikiran, hhhhmmmm belum terbayangkan bagaimana nanti jika dia pergi.

dibilang sedih memang sedih, tapi apa boleh buat saya gak bisa melarang dia. saya berfikir gak apalah dia pergi gak lama ko Cuma 5 bulan saja di Kalimantan, walaupun kedepannya ada rencana lagi untuk tugas ke batam ( walaaaaamaa gubrag zzZZz ), tapi lebih parah sodara2 saya yang jadi tentara sudah setahun nanjauh disana baru bisa ketemu sama keluarganya, gak apalah dia pergi gak untuk perang kan??? ( hhhhmmmm bilang aja si gwe lagi so so nenangin diri sendiri, hehehe ) yaaaa tapi itulah saya.
tiga hari terakhir sebelum dia pergi waaaaah banyak sekali rezeki2 yang gak terduka untuk qta, ada yang teraktir makan kambing bakar kairo dan tanpa disangka-sangka lagi ada yang kasih tiket nonton gratis, ( asyiiiiiiiiiiiiiiiikK !!! dapet gretongan lagi nich, biasanya dapet 2 kupon, tapi kali ini dapet  4 kupon di tempat yang berbeda pula sodara-sodara, waaaah Alhamdulillah... rezeki rezeki, hehehe..  makasih banyak ya “Pa deni Obert” buat tiketnya, hehehe. )


Tiket nonton`y kaya tiket mau antri sembako ya,,, hehehe

Malem sabtu the first saya pake tiket untuk nonton di BIP dan sepertinya saya salah ambil judul film, menurut saya sich filmnya itu no edicate tapi ya sudahlah bawa enjoy aja.
Besoksanya the last ticket malem minggu saya pake untuk nonton di Braga,, waaaah kalau yang ini I like it banget dech, filmnya itu gak ngeboringin dan gak monoton.


NARNIA

Yang membuat saya terkejut dari film ini adalah saya pikir si lion yang jadi Aslan dalam film NARNIA ini hanyalah editan komputer saja tapi ternyata pada dasarnya hewan itu benar-benar asli sodara-sodara, yaaaa walaupun sedikit ada yang dibuat2 seperti ketika Aslan sedang berbicara, sedang di peluk manusia dan bisa menghilang  ( ya eyalah kalu gak gitu gak seru kalie booo, hehehe ), gak percaya? Coba you guys look lion below >>>





Oke lah back to topic.....
Hari minggunya detik2 terakhir kepergian sang pacar benar2 membuat saya gak bisa menahan rasa sedih lagi, tapi mau gak mau I must be strong jangan pernah memperlihatkan kesidahan atas kepergiannya, tapi dia pergi kan untuk mencari uang buat masa depan dia dan buat qta juga bukan untuk perang.  Ya sudahlah apapun itu saya hanya bisa berdoa yang terbaik buat dia.

“Buatmu yang disana..
Berbahagialah dengan pekerjaanmu saat ini..
Kejar impianmu karena tidak ada yang pernah mengajarkanmu untuk berhenti dan berusaha..

Betapa pun beratnya tanggungjawabmu, yakinkan dirimu kalau semua yang kamu kerjakan pasti akan ada hikmahnya, bekerjalah dengan baik dan sugguh-sungguh, demi masa depanmu dan demi masa depan kita.
Kau berhak atas kebahagiaan dan kesuksesan. Kau tidak sepatutnya berada dalam ketidakpastian.

Kamu yang disana..
Ayo berlarilah.. Masih banyak hal yang bisa dirimu lakukan untuk menyalakan kembali cahaya hidupmu yang mulai redup.
Demi buah cintamu yang juga menunggumu diujung sana.. “

luv u baba


Selasa, 07 Desember 2010

Rasanya ??@#$%^&*


Rasanya ingin ku rebut ketegaran hatinya, disaat hati ini begitu rapuh..

Rasanya ingin ku rebut kepercayaan dirinya, di saat diri ini kehilangan arah..

Rasanya ingin ku rebut keceriaan dalam hidupnya, disaat hati ini dirundung kesedihan..

Rasanya ingin ku rebut kekuatannya, di saat diri ini lemah untuk bertahan..

Rasanya ingin ku rebut kepintarannya, di saat diri ini tak dapat menjawab pertanyaan yang paling bodoh sekali pun..

Rasanya ingin ku rebut kemandiriannya, di saat diri ini tidak mampu berdiri sendiri..

Rasanya ingin ku rebut keberaniannya, di saat diri ini takut untuk melangkah..

Rasanya ingin ku rebut kesuksesannya, di saat diri ini belum mampu meraih sesuatu..

Rasanya ingin ku rebut kesabarannya, di saat hati ini tak dapat bertahan..

Rasanya ingin ku rebut dunianya, di saat diri ini kesepian..

Rasanya ingin ku rebut keindahan dirinya, di saat diri ini kehilangan makna hidup..

Rasanya ingin kurebut cintanya, di saat diri ini hanya bisa merasakannya..

Rasanya ingin ku rebut senyumnya, di saat diri ini hanya terdiam terpaku melihatnya..

Rasanya ingin ku rebut keraguannya, di saat diri ini ingin memiliki dirinya seutuhnya..

Rasanya ingin ku rebut semua mimpinya, di saat diri ini ingin menjadikannya yang terakhir..

Rasanya......

Minggu, 05 Desember 2010

u are in my eyes

Betapa bahagianya diri ini ketika berada di dekatmu.. Walaupun tubuhku sedikit bergetar karena kecapekan, tapi begitu melihat ekspresi mu aku kembali bersemangat..
Sama halnya dengan sore ini, berdiri tak jauh darimu yang sedang duduk diatas karpet menonton TV, sambil mengeringkan rambutku yang basah setelah mandi aku tak dapat mengalihkan pandanganku dari dirimu. Tidak hentinya diri ini bersyukur telah dipertemukan denganmu..
Entah kenapa, semua yang ada pada dirimu begitu mempesonaku..
Caramu menghisap rokok pun begitu menggetarkan hatiku.. Tak dapat ku berhenti tersenyum manis..
Bahkan ketika jarimu mendekati hidungmu.. Hati ini hanya dapat berkata, “gatel ya?”
Dari jauh aku tak hentinya menatapmu.. Jarimu makin mendekat dan menyentuh hidungmu.. Masuk kedalam hidungmu.. Lalu.. Mmmmm.. Sebentar.. Sebentar.. Jarimu berputar-putar didalamnya, tak lama jarimu keluar dari lubang hidungmu dan tanganmu mengarahkannya ke belakang tubuhmu.. Aku hanya dapat bertanya-tanya, apakah bajumu atau ujung karpet yang menjadi tempat pembersihan jarimu tadi?
Hmmmpphh.. Senyum ini tetap tak dapat kuhentikan..
Entah apa maknanya..

silahkan yang mau tertawa tertawalah jangan di tahan-tahan.... hahahahahahaha