Minggu, 02 Januari 2011

2011 (o_O)

Setiap manusia harus punya target, visi dan misi, dan harus selalu optimis, gitu kata sang ibu. Untuk orang seukuran saya yang selalu ngikut kemana air mengalir, agak mikir dan akhirnya berpikir keras :) setelah mendengar itu.. mendengar setiap hari yang jelas (ampe berbusa kayanya sang ibu terus-menerus memberikan semangat dan petuah-petuah hidup, secara tiap hari saya kerjaannya ngadu, mengeluh dan gangguin dia :).

I know. I’m lazy. But I made myself a New Years resolution that I would write myself something really special. Which means I have ’til December, right?
(Catherine O’Hara)

Pokoknya tahun ini harus ada perubahan dan terwujudnya mimpi-mimpi yang beberapa tahun ini hanya bisa dimimpikan saja tanpa bisa direalisasikan. Diantaranya adalaaaaaah:

1. Memperbanyak ibadah

2. Tidak akan berniat mengurangi berat badan atau menambah berat badan (kalau   nambah mau segede apa lagi ni badan!!). Mau diet seimbang aja dan menambah otot dalam tubuh dengan berolahraga (lemaknya udah mulai bosen tinggal bertahun-tahun ditubuhku hihihi..).. semoga terwujud jugaaaa, tidak ada setan yang benama males apalagi ajakan seseorang untuk menikmati hari libur dengan tidur!! BIG NO..

3. Lebih rajin lagi membersihkan dan menata rumah.. Berlatih Memasak juga enggak ya buat latihan bisi cepet2 punya suami???? Hehehe.... eummmmm.. dipikir-pikir dulu deh hehehe..

4. Selalu optimis dan tidak perlu merasa takut ketika sesuatu yang ditakutkan belum terjadi.. Go vivi!!! Pokoknya perbaikan sikap ke arah yang lebih baik lagi!!

5. Menutup aurat.. Nah ini dari tahun 2006 belum terlaksana juga sampai detik ini.. godaannya banyak banget ya menuju kebaikan :( ... Kuatkan imanku ya Allah..

6. Rajin menabung.. pengennya Investasi sih yang jelas. Kita enggak pernah tau masa depan akan seperti apa, setiap manusia kan punya rencana.. ya beli rumah, nyekolahin anak, menikah, naik haji dan lain-lain.. lebih baik direncanakan dari sekarang dengan berinverstasi. Investasi yang mau saya ikutin ini, ada proteksinya buat tertanggung, jadi tidak perlu kawatir. Hanya dengan minimal 250rb/bulan, ditahun ke-5 hasilnya lebih dari sekedar menabung dibank yang bunganya hanya 5%-6%/tahun.

7. berbicara menabung berarti saya juga harus berhemat dengan lebih mendahulukan kebutuhan dibanding keinginan.. demi masa depan yang lebih cerah.. amiiiin..

8. Lulus kuliah dengan IPK di atas rata-rata,, amin ya Allah... Sehingga bisa mencapai target untuk mendapatkan pekerjaan yang lebih baik dan bermasa depan. amin.

9. harus dapet pekerjaan yang lebih baik dari pekerjaan saya yang sekarang.

10. Jadi wanita yang lebih baik lagi untuk diri sendiri, orangtua, calon suami, teman-teman, saudara2 dan yang lainnya..

11. Rajin baca buku dan Alquran dibanding komik atau novel.. uuuhhh agak susah niih o_O’

12. Rajin belajar dibanding membuat cerita-cerita baik itu di my blog ataupun di my diari. 

13. Tidak takut kalau ditinggal calon suami ke luar kota karena unrusan kerja J, karena sudah dibiasakan dari sekarang,,, hehehe.. ( tp akunya takut ada yang nyulik, hihihi.. )

14. Oia karena ditahun 2010 saya sudah tunangan insyaallah kalau ada rezeki, dan kalau memang pacar saya ini memang yang terbaik dan jika memang berjodo en gak ada halangannya saya akan menargetkan merried di tahun 2011. Heuheu,,, InsyaAllah

Apa lagi yaaa.. Ini aja dulu deh.. tar kalo ada perubahan dan mimpi lainnya yang ingin diwujudkan disambung ke part II hohoho..
Go vivi!! Semangaaaaat….

Minggu, 26 Desember 2010

setahun sudah

Wah sudah lama sekali tidak bikin tulisan dan karya-karya aneh di sini. Sebenarnya banyak waktu yang bisa saya pergunakan buat berbagi cerita, informasi dan lain-lain, tapi tidak saya lakukan. Setiap terpikir untuk bikin tulisan, semua kata-kata udah pada ngantri dikepala buat dikeluarin. Eh pas saya buka laptop dan bersiap untuk mengetiknya, kata-kata itu rebutan keluar tanpa memperdulikan yang lain, saling menginjak, berdesakan, dan kehilangan kendali (agak berlebihan memang). Akhirnya saya bingung mana duluan yang mau dipake dan dicerna, ujung-ujungnya lupa tadi apa ya yang mau dibahas. Sepertinya tanda-tanda penuaan dini hihihi..

Sebenernya postingan ini sudah di rencanakan dari beberapa hari yang lalu, tapi baru sempat di postingkan sekarang. Tanggal 20 Desember kemarin saya dan sang pacar genap sudah setahun berpacaran. Syukur Alhamdulillah kami bisa melewatinya dan masih tetap bersama.
Kalau di inget-inget lagi kebelakang setelah pacaran 10 bulan saya langsung tunangan. jadi agak sedikit berbeda waktu pacaran yang biasa dengan pacaran yang sudah bersetatus tunangan,,,( hehehe kalu nikah waaaah pastinya beda lagi ceritanya betul betul betul).
Dibilang berat memang berat sekali perjalan kisah kita, jika di buatkan novel pasti gak akan muat satu buku dan jika dibuatkan film pasti gak akan cukup 100 episod ( hahaha lebay dot kom ) tapi beneran lho meskipun hubungan kita baru satu tahun,tapi uuuuuuukh banyak banget kejadian-kejadian suka dan duka yang sering kita lewati.

Kalau boleh jujur pacaran saya kali ini benar-benar memberikan suatu pelajaran untuk sabar melatih emosi, belajar untuk selalu mengalah dan belajar untuk dewasa. Masalah demi masalah yang saya alami sampai akhirnya menemukan titik kedamaian dari masalah tersebut dan itulah yang membuat kedewasaan saya naik satu tingkat dan seterusnya ( berlebihan memang ).
Berbagai macam perbedaan pendapat yang membuat kita ingin menang sendiri dan tidak ada rasa ingin saling mengalah menjadi penyebab seringnya kita betengkar.
Sifat kita yang terkadang sama-sama mempunyai ego tingkat tinggi membuat kita lebih ingin memperlihatkan siapa sich diri kita sebenernya, misalnya :
Saya ini anak bungsu, terkadang saya ini orangnya manja dan terkadang pula gak mau diatur. Sedangkan sang pacar dia anak pertaman, terkadang dia orangnya selalu ingin dituruti apa kemauan dia dan terkadang pula ingin selalu mengatur.
Memang benar Allah SWT menciptakan pasangan itu dengan kelebihan dan kekurangannya, kekurangan inilah yang membuat saya banyak belajar untuk berusaha membawa hubungan ini menjadi baik dari yang lebih baik. Semakin berjalannya waktu Alhamdulillah sedikit demi sedikit saya dan sang pacar bisa berusaha belajar lebih baik dari setiap permasalahan yang kita ciptakan sendiri.

Oia Anniversery kali ini benar-benar menyedihkan, kita gak bisa merayakan berdua secara langsung, sang pacar dapat tugas di kalimantan. Sedih banget gak kaya pasangan yang lain merayakan Anniversery berdua dalam suasana yang romantis tapi enggak buat kita. Sedangkan kita dalam tempat yang berjauhan... tapi gak apalah meskipun saat ini kita lagi tapi rasa sayang dia dihati ini bisa terasa ko, mudah2n dia juga merasakan rasa sama seperti saya.

Saya hanya bisa berharap mudah2n dihari jadi kali ini bisa memberikan suatu arti saling memiliki antara kita sehingga bisa mengantarkan kita kehubungan yang lebih baik dan lebih diridoi Allah SWT, mudah-mudahan lebih saling mengerti dan pengerhtian, saling mencintai dan menyayangi, juga bisa saling mengerti satu sama lain. Gak ada satupun yang bisa menggantikan arti berhargarnya hidup ini kecuali dengan adanya rasa saling mikaAsah, mikaAsih sareung mikaAsuh. ( buat yang gak mengerti bahasa sunda silahkan tanya aja ke emak bapakmu yang ngerti sunda,, hehehehe )

Rabu, 15 Desember 2010

just 4 Baba v_v


udah lama lho saya ingin bercerita lagi di sini, banyak sekali inspirasi yang saya dapat untuk bercerita, waaaah bagus nih tapi setelah berhadapan langsung dengan laptop uuuuuuh ko malah pada kabur yach kata-katanya,,, hehehe entahlah.
Tapi disini saya hanya ingin cerita tentang masalah yang baru saya rasakan karena ini adalah kali pertamanya saya ditinggalkan sang pacar untuk urusan pekerjaan ke kalimantan dengan waktu yang lumayan gak sebentar ( yaaa sekitar 5 bulanan lah,,, waaaah berapa kali malem minggu niyh gw gak diapelin,,,?! Hhhmmmmm sabarlah Vi... )

jauh hari setelah saya dapat kabar dari sang pacar kalu akhirnya dia akan ambil tugas di kalimantan benar-benar membuat saya sock, gimana tidak awalnya dia bilang gak akan ambil tugas tersebut  karena bagi dia banyak sekali resikonya, tapi gak lama kemudian dia malah berubah pikiran, hhhhmmmm belum terbayangkan bagaimana nanti jika dia pergi.

dibilang sedih memang sedih, tapi apa boleh buat saya gak bisa melarang dia. saya berfikir gak apalah dia pergi gak lama ko Cuma 5 bulan saja di Kalimantan, walaupun kedepannya ada rencana lagi untuk tugas ke batam ( walaaaaamaa gubrag zzZZz ), tapi lebih parah sodara2 saya yang jadi tentara sudah setahun nanjauh disana baru bisa ketemu sama keluarganya, gak apalah dia pergi gak untuk perang kan??? ( hhhhmmmm bilang aja si gwe lagi so so nenangin diri sendiri, hehehe ) yaaaa tapi itulah saya.
tiga hari terakhir sebelum dia pergi waaaaah banyak sekali rezeki2 yang gak terduka untuk qta, ada yang teraktir makan kambing bakar kairo dan tanpa disangka-sangka lagi ada yang kasih tiket nonton gratis, ( asyiiiiiiiiiiiiiiiikK !!! dapet gretongan lagi nich, biasanya dapet 2 kupon, tapi kali ini dapet  4 kupon di tempat yang berbeda pula sodara-sodara, waaaah Alhamdulillah... rezeki rezeki, hehehe..  makasih banyak ya “Pa deni Obert” buat tiketnya, hehehe. )


Tiket nonton`y kaya tiket mau antri sembako ya,,, hehehe

Malem sabtu the first saya pake tiket untuk nonton di BIP dan sepertinya saya salah ambil judul film, menurut saya sich filmnya itu no edicate tapi ya sudahlah bawa enjoy aja.
Besoksanya the last ticket malem minggu saya pake untuk nonton di Braga,, waaaah kalau yang ini I like it banget dech, filmnya itu gak ngeboringin dan gak monoton.


NARNIA

Yang membuat saya terkejut dari film ini adalah saya pikir si lion yang jadi Aslan dalam film NARNIA ini hanyalah editan komputer saja tapi ternyata pada dasarnya hewan itu benar-benar asli sodara-sodara, yaaaa walaupun sedikit ada yang dibuat2 seperti ketika Aslan sedang berbicara, sedang di peluk manusia dan bisa menghilang  ( ya eyalah kalu gak gitu gak seru kalie booo, hehehe ), gak percaya? Coba you guys look lion below >>>





Oke lah back to topic.....
Hari minggunya detik2 terakhir kepergian sang pacar benar2 membuat saya gak bisa menahan rasa sedih lagi, tapi mau gak mau I must be strong jangan pernah memperlihatkan kesidahan atas kepergiannya, tapi dia pergi kan untuk mencari uang buat masa depan dia dan buat qta juga bukan untuk perang.  Ya sudahlah apapun itu saya hanya bisa berdoa yang terbaik buat dia.

“Buatmu yang disana..
Berbahagialah dengan pekerjaanmu saat ini..
Kejar impianmu karena tidak ada yang pernah mengajarkanmu untuk berhenti dan berusaha..

Betapa pun beratnya tanggungjawabmu, yakinkan dirimu kalau semua yang kamu kerjakan pasti akan ada hikmahnya, bekerjalah dengan baik dan sugguh-sungguh, demi masa depanmu dan demi masa depan kita.
Kau berhak atas kebahagiaan dan kesuksesan. Kau tidak sepatutnya berada dalam ketidakpastian.

Kamu yang disana..
Ayo berlarilah.. Masih banyak hal yang bisa dirimu lakukan untuk menyalakan kembali cahaya hidupmu yang mulai redup.
Demi buah cintamu yang juga menunggumu diujung sana.. “

luv u baba


Selasa, 07 Desember 2010

Rasanya ??@#$%^&*


Rasanya ingin ku rebut ketegaran hatinya, disaat hati ini begitu rapuh..

Rasanya ingin ku rebut kepercayaan dirinya, di saat diri ini kehilangan arah..

Rasanya ingin ku rebut keceriaan dalam hidupnya, disaat hati ini dirundung kesedihan..

Rasanya ingin ku rebut kekuatannya, di saat diri ini lemah untuk bertahan..

Rasanya ingin ku rebut kepintarannya, di saat diri ini tak dapat menjawab pertanyaan yang paling bodoh sekali pun..

Rasanya ingin ku rebut kemandiriannya, di saat diri ini tidak mampu berdiri sendiri..

Rasanya ingin ku rebut keberaniannya, di saat diri ini takut untuk melangkah..

Rasanya ingin ku rebut kesuksesannya, di saat diri ini belum mampu meraih sesuatu..

Rasanya ingin ku rebut kesabarannya, di saat hati ini tak dapat bertahan..

Rasanya ingin ku rebut dunianya, di saat diri ini kesepian..

Rasanya ingin ku rebut keindahan dirinya, di saat diri ini kehilangan makna hidup..

Rasanya ingin kurebut cintanya, di saat diri ini hanya bisa merasakannya..

Rasanya ingin ku rebut senyumnya, di saat diri ini hanya terdiam terpaku melihatnya..

Rasanya ingin ku rebut keraguannya, di saat diri ini ingin memiliki dirinya seutuhnya..

Rasanya ingin ku rebut semua mimpinya, di saat diri ini ingin menjadikannya yang terakhir..

Rasanya......

Minggu, 05 Desember 2010

u are in my eyes

Betapa bahagianya diri ini ketika berada di dekatmu.. Walaupun tubuhku sedikit bergetar karena kecapekan, tapi begitu melihat ekspresi mu aku kembali bersemangat..
Sama halnya dengan sore ini, berdiri tak jauh darimu yang sedang duduk diatas karpet menonton TV, sambil mengeringkan rambutku yang basah setelah mandi aku tak dapat mengalihkan pandanganku dari dirimu. Tidak hentinya diri ini bersyukur telah dipertemukan denganmu..
Entah kenapa, semua yang ada pada dirimu begitu mempesonaku..
Caramu menghisap rokok pun begitu menggetarkan hatiku.. Tak dapat ku berhenti tersenyum manis..
Bahkan ketika jarimu mendekati hidungmu.. Hati ini hanya dapat berkata, “gatel ya?”
Dari jauh aku tak hentinya menatapmu.. Jarimu makin mendekat dan menyentuh hidungmu.. Masuk kedalam hidungmu.. Lalu.. Mmmmm.. Sebentar.. Sebentar.. Jarimu berputar-putar didalamnya, tak lama jarimu keluar dari lubang hidungmu dan tanganmu mengarahkannya ke belakang tubuhmu.. Aku hanya dapat bertanya-tanya, apakah bajumu atau ujung karpet yang menjadi tempat pembersihan jarimu tadi?
Hmmmpphh.. Senyum ini tetap tak dapat kuhentikan..
Entah apa maknanya..

silahkan yang mau tertawa tertawalah jangan di tahan-tahan.... hahahahahahaha

Selasa, 30 November 2010

perkedel kentang


Suatu sore disebuah rumah makan bertema Nyunda alias Bumbu Desa.
Ketika sedang asyik menikmati santap siang yang terbilang telat karena jam sudah menunjukkan pukul 15.05, datang dua orang pasangan (bingung mau bilangnya juga, kalau pacaran yang laki-laki udah bau tanah
:) , yang perempuannya masih terlihat muda dan kencang. Kalau anak bapak, tapi ko.. ga tau deh).
Bagi yang pernah makan dirumah makan ini dimana pun si rumah makan ini berada (franchisenya banyak ceritanya), pasti tau kalau pesen mimumnya ditempat duduk setelah memesan makanan didepan (kalau bingung, silahkan cobain makan dirumah makan ini kapan-kapan, hehe)
. Kaya promosi rumah makan ya gw?? Huhu..

Ok balik lagi ke pasangan tadi..
Sepertinya setelah memesan minuman, sang laki-laki berpikir sesuatu untuk mengisi perut dulu dengan snack sebelum menu utama tiba. Lalu dia berteriak pada pelayan,
“euum maaaas.. Sini.” Sang pelayan pun datang menghampiri.

Lalu sang laki-laki melanjutkan kata-katanya, “saya minta french friesnya satu ya.”

Sang pelayan sempat terdiam, lalu ia menjawab, “aduh pak disini enggak ada french fries.”

Kembali si laki-laki berkata dengan nada tidak puas, “wah masa enggak ada sih mas? Kaya snack-snack gitu apa lagi yang ada?”

Sang pelayan kembali menjawab, “ya paling adanya tahu, tempe atau.. ”

“Ah itu sih bukan snack. Ya sudahlah.. ” Potong laki-laki itu.

Fun Fact: ya pak.. Bener si mas pelayan atuh.. Sejak kapan dirumah makan Sunda ada french fries alias kentang goreng. Ada sich kentang tapi biasanya disebut sambel goreng kentang atau perkedel kentang.. Yuuuuuk ahh
J

Rabu, 24 November 2010

sedih senang jd resepsionis

numpang berfose ah... ;)

menjadi seorang resepsionis merupakan bagian yang tidak terpisahkan dalam sebuah lembaga, institusi atau perusahaan yang harus bisa bekerja profesional, sopan dan terampil.
Seperti itu pula saya pada saat ini, berangkat jam 08.00 dan pulang jam 17.00 dilanjutkan lkuliah dari jam 17.00 sampai dengan jam 22.00, setiap hari begitulah aktivitas saya yang penuh dengan tanggung jawab yang penuh seharian. tetapi karena amanah ini adalah sebuah panggilan untuk saya maka dengan senang hati saya jalani saja. Pada awalnya bekerja sebagai seorang resepsionis adalah pekerjaan yang enjoy menurut saya, apalagi disamping kerja saya masih kuliah jadi disela-sela waktu yang kosong bisa dimanfaatkan untuk belajar ataupun mengerjakan tugas perkuliahan.

Sedikit info yach,,, saya lulus SMA tahun 2008, kebilang masih muda kan? Hehe, dan langsung melanjutkan kuliah ke ASM ARIYANTI Bandung, pertama daftar saya ambil kelas reguler, dan pada saat pertengahan semester satu saya ditawari seseorang, dia adalah salah seorang karyawan TU Diploma Satu di kampus tersebut, awalnya saya bingung, ambil jangan? Ambil jangan ?, karena tadinya saya ingin fokus dulu untuk belajar, tapi saking meyakinkannya tawaran dari Bpk Budi yang baik hati itu ( bukan nama sebenernya ) akhirnya ya sudahlah saya mau coba, mudah-mudahan Allah kasih yang terbaik.
At last saya ikut interview dan ternyata teman-teman sekampus pun banyak yang ikut juga yaa walaupun beda jurusan dan beda semester.
Dan endingnya saya keterima sodara-sodara, alhamdulillah, tapi jujur saya masih bingung apa saya ini tergolong orang yang beruntung atau ???? langsung dech saya kabarin mamah,

“ mak,,, vi keterima kerja “ dengan nada yang biasa aja

“ alhamdulillah “ jawab mama dengan penuh suka cita

Dari jawaban emaklah akhirnya membuat saya yakin ternyata saya ini adalah orang yang beruntung,, alhamdulillah... makasih ya Allah...
 karena sebelum saya menginjak dunia perkuliahan gak sedikit terbayangkan jika saya akan kuliah sambil kerja, alhasil mulai tanggal 9 januari 2009 tahun lalu pertama kalinya saya kerja sebagai recepsionis itu adalah pengalaman pertama saya di salah satu perusahaan operator yang sangat terkenal di kota Bandung. Saya ucapkan terimakasih banyak pada Pa Budi yang telah memberikan kesempatan ini kepada saya, walaupun sampai saat ini saya belum bisa membalas semua kebaikannya, makasih ya pa saya tidak akan melupakan semua kebaikan Bpk.

Oke, back to topic...
Setiap hari bahkan waktu saya bertemu dengan orang-orang yang berbeda, selalu memberikan senyuman termanis, menyapa orang-orang dengan nada suara termerdu  dan yang paling utama adalah harus menjaga penampilan… oh…. harus sering2 berkaca nich,
( hhhmmmmhm... ya nggak lucu donk kalau resepsionis penampilannya kucel bin kumel gitu,  pada lari ntar yang datang hehehe…. )

Akan saya kisahkan tentang pekerjaan ini kepada teman2, sekadar berbagi cerita, karena saya tidak ingin marah, sebel ataupun cemberut di depan mereka. makanya saya tulis aja. :)
Sebagai resepsionis tentunya saya selalu bertemu dengan berbagai macam orang yang datang ke kantor saya bekerja, mulai dari pengemis (wuih pengemis aja berani dateng) sampai direktur mau itu direktur Bank ataupun direktur dari vendor-vendor yang lain. Ada yang mukanya manis, cantik, imut, serem, cemberutan, gak sabaran dan berbagai jenis manusia lainnya sudah pernah saya temui. Begitu juga dengan komentar2 mereka, ada yang mengeluh karena kelamaan bertemu dengan orang kantor yang sudah janjian dengan beliau, ada yang mengeluh karena surat yang datang terlambat, ada yang maksa ingin bertemu dengan karyawan tapi karyawanya sendiri menolak bertemu, ada yang marah-marah gara2 masalah tower yang kurang diperhatikan dan ada juga yang marah-marah untuk masalah yang utama yaitu tentang nomor provider tersebut, yaa meskipun itu bukan tugas saya harusnya Customer Service yang menghandle tapi mau gak mau yang namaya resepsionis  karena yang paling depan ya gitu dech ( huuuuuuffftttt…. gitu kok nyalahin gw, gw kan bukan pak pos, dan bukan pula guru BK tempat kalian mengeluh ) cape dah !!!!!
Tapi dengan bekerjanya saya sebagai resepsionis maka saya bisa banyak belajar memahami sifat2 orang dan karakternya masing2, mulai dari jajaran Manager sampai dengan OB yang komentarnya selalu meledak2. Mudah2an saya selalu bisa bersyukur dan tersenyum menghadapi semua ini karena ini adalah Amanah dari Allah untuk saya. Mudah2an saya bisa bekerja dengan profesional selalu semangat untuk terus belajar dan bisa menahan diri dari amarah.

Salah satu msalah yang sering saya hadapi adalah........
“ Telpon di perusahaan saya ada 3 line  hanya ditangani oleh satu orang Resepsionis/OT. Pernah kejadian dalam satu kondisi semua line berdering, sedangkan saya tidak diberi fasilitas head phone, bisa dibayangkan gak betapa sibuknya saya, mending kalau tugasnya hanya menerima telpon saja yang didalamnya hanya menanyakan karyawan, lah ini yang harusnya pekerjaan Customer Service lah wong saya yang kena getahnya, belum lagi para tamu yang berdatangan dengan tujuan yang berbeda-beda ada yang mau bertemu dengan karyawan ini lah, ada yang mau anterin surat dah harus saya tandatangani sebagai bukti penerima lah dan ada pula yang meminta informasi tentang promo-promo yang sedang bekerjasama dengan provider tersebut. Lagi-lagi * Interkom berdering (panggilan dari dalam kantor):
 " Hallo bisa disambungkan ke no +6281809xxxx, Baru saja terputus “,
line 1 sudah berdering  " Bisa bicara dengan Bpk. Harto? ",
begitu pun dengan line 2, dan line 3.
Disini Resepsionis/OT dituntut untuk pandai-pandai mengaturnya, sebab bila tidak bisa menguasainya bisa-bisa akan stress ujungnya.
apa lagi saya pernah mengalami disaat-saat seperti itu ditambah Pak Manager duduk disebelah saya, bentrok antara tamu dengan telpon, bos saya menyarankan untuk terima telpon dulu, sedangkan saya ingin menangani tamu yang sedang berdiri didepan mata, logikanya gak mungkin kan kalu saya harus membiarkan tamu itu menunggu. Alhasih ( diam-diam gw cabut dah kabel itu bwt sementara supaya gw bisa tenang menerima tamu dengan baik tanpa diganggu bunyi telpon, dalem hati gw ngomong,  maaf ya pa bos ku yang baik hati dan tidak somseu eh salah sombong maksudnya bukannya gw ga bisa bekerja dengan baik tapi kondisinya sedang gak memungkinkan alias sibuuuuuuuuuuuuk buk buk buk!!!  ).

Ini mah cm so so busy, hehehe

Pada kenyataanya terkadang resepsionis harus mengerjakan pekerjaan diluar tugas dan tanggung jawab mereka (dalam tanda kutip),  misalnya harus berhadapan dengan para Debt Collector (DC) baik melalui telpon ataupun face to face, DC  ini memburu si terhutang untuk segera melunasi hutang-hutang mereka, akan beda hasilnya bila si terhutang mau menerima kehadiran DC tersebut, namun biasanya mereka enggan dan males untuk menemuinya atau pun belum bisa membayar tagihannya, sehingga jalan terakhir Resepsionis lah yang diminta untuk menemui DC oleh si terhutang, akibatnya Resepsionis terpaksa berbohong sebagai dalih menyelamatkan si terhutang. Hal seperti ini mau tak mau harus Resepsionis lakukan sebagai perumpamaan loyalitas kerja dan profesionalitas. Padahal mungkin pekerjaan seperti ini menjenuhkan, karena hampir setiap hari selalu berhubungan dengan telpon, telpon dan telpon.

Kalau saya bilang, "Resepsionis juga manusia", yang berhak atas hak-hak yang seharusnya mereka peroleh dari perusahaan dimana mereka bekerja. Cuti, jam istirahat yang berlaku diperusahaan tersebut dan lain-lain. Jangan sampai pada saat jam istirahat mereka masih "dipaksa" untuk memenuhi request telpon dari karyawan yang bersifat tidak urgent,  juga jangan sampai mereka diperlakukan berbeda dengan karyawan lain yang posisinya lebih tinggi. Bukannya sudah sepantasnya apabila Resepsionis ini bekerja dengan baik, dengan segenap loyalitas dan profesionalisme mereka, mereka bisa naik jabatan dengan harapan bisa meningkatkan kemampuan mereka, itupun dengan pertimbangan banyak hal.

Saya bersyukur alhamdulillah atas rezeki yang saya peroleh dengan bekerja sebagai Resepsionis. Apalagi suasana kerja disini sangat nyaman dan memberikan kebebasan dalam berbusana ( tapi dalam tanda kutip ) yang penting harus sopan meskipun harus menggunakan celana setan. Terkadang pekerjaan ini membuat saya merasa melelahkan, jenuh, kesal dan cape hati karena harus selalu mengalah dan mengalah meskipun bukan saya yang salah, tapi disisi lain saya sangat senang karena meskipun saya belum dapat gelar Diploma 3 tapi saya sudah mendapatkan pekerjaan dengan penghasilan yang mungkin tidak seberapa kalau orang liat tapi dengan penghasilan yang saya dapat Alhamdulillah saya bisa ambil cicilan motor, membayar pembiayaan kuliah, mencukupi kebutuhan saya dan keluaga walaupun gak banyak2. Smuanya sangat saya nikmati dan syukuri....
Duuuuk jadi gak sabar nih nunggu endingnya ntr gimana jika saya sudah lulus D3 apakah nasib saya akan tetep bekerja di perusahan ini tapi jabatan saya naik ataukah di perusahaan lain yang bisa memberikan pekerjaan dengan jabatan dan penghasilan yang lebih baik dari sekarang ???
Apapun dan dimanapun itu pekerjaanya mudah2n itu yang terbaik untuk saya dan untuk masa depan saya...

I am ready to face future challenges.... go vivi semangaaaaaaaaaaaaaaat !!!!