Selasa, 30 November 2010

perkedel kentang


Suatu sore disebuah rumah makan bertema Nyunda alias Bumbu Desa.
Ketika sedang asyik menikmati santap siang yang terbilang telat karena jam sudah menunjukkan pukul 15.05, datang dua orang pasangan (bingung mau bilangnya juga, kalau pacaran yang laki-laki udah bau tanah
:) , yang perempuannya masih terlihat muda dan kencang. Kalau anak bapak, tapi ko.. ga tau deh).
Bagi yang pernah makan dirumah makan ini dimana pun si rumah makan ini berada (franchisenya banyak ceritanya), pasti tau kalau pesen mimumnya ditempat duduk setelah memesan makanan didepan (kalau bingung, silahkan cobain makan dirumah makan ini kapan-kapan, hehe)
. Kaya promosi rumah makan ya gw?? Huhu..

Ok balik lagi ke pasangan tadi..
Sepertinya setelah memesan minuman, sang laki-laki berpikir sesuatu untuk mengisi perut dulu dengan snack sebelum menu utama tiba. Lalu dia berteriak pada pelayan,
“euum maaaas.. Sini.” Sang pelayan pun datang menghampiri.

Lalu sang laki-laki melanjutkan kata-katanya, “saya minta french friesnya satu ya.”

Sang pelayan sempat terdiam, lalu ia menjawab, “aduh pak disini enggak ada french fries.”

Kembali si laki-laki berkata dengan nada tidak puas, “wah masa enggak ada sih mas? Kaya snack-snack gitu apa lagi yang ada?”

Sang pelayan kembali menjawab, “ya paling adanya tahu, tempe atau.. ”

“Ah itu sih bukan snack. Ya sudahlah.. ” Potong laki-laki itu.

Fun Fact: ya pak.. Bener si mas pelayan atuh.. Sejak kapan dirumah makan Sunda ada french fries alias kentang goreng. Ada sich kentang tapi biasanya disebut sambel goreng kentang atau perkedel kentang.. Yuuuuuk ahh
J

Tidak ada komentar:

Posting Komentar