Minggu, 26 Desember 2010

setahun sudah

Wah sudah lama sekali tidak bikin tulisan dan karya-karya aneh di sini. Sebenarnya banyak waktu yang bisa saya pergunakan buat berbagi cerita, informasi dan lain-lain, tapi tidak saya lakukan. Setiap terpikir untuk bikin tulisan, semua kata-kata udah pada ngantri dikepala buat dikeluarin. Eh pas saya buka laptop dan bersiap untuk mengetiknya, kata-kata itu rebutan keluar tanpa memperdulikan yang lain, saling menginjak, berdesakan, dan kehilangan kendali (agak berlebihan memang). Akhirnya saya bingung mana duluan yang mau dipake dan dicerna, ujung-ujungnya lupa tadi apa ya yang mau dibahas. Sepertinya tanda-tanda penuaan dini hihihi..

Sebenernya postingan ini sudah di rencanakan dari beberapa hari yang lalu, tapi baru sempat di postingkan sekarang. Tanggal 20 Desember kemarin saya dan sang pacar genap sudah setahun berpacaran. Syukur Alhamdulillah kami bisa melewatinya dan masih tetap bersama.
Kalau di inget-inget lagi kebelakang setelah pacaran 10 bulan saya langsung tunangan. jadi agak sedikit berbeda waktu pacaran yang biasa dengan pacaran yang sudah bersetatus tunangan,,,( hehehe kalu nikah waaaah pastinya beda lagi ceritanya betul betul betul).
Dibilang berat memang berat sekali perjalan kisah kita, jika di buatkan novel pasti gak akan muat satu buku dan jika dibuatkan film pasti gak akan cukup 100 episod ( hahaha lebay dot kom ) tapi beneran lho meskipun hubungan kita baru satu tahun,tapi uuuuuuukh banyak banget kejadian-kejadian suka dan duka yang sering kita lewati.

Kalau boleh jujur pacaran saya kali ini benar-benar memberikan suatu pelajaran untuk sabar melatih emosi, belajar untuk selalu mengalah dan belajar untuk dewasa. Masalah demi masalah yang saya alami sampai akhirnya menemukan titik kedamaian dari masalah tersebut dan itulah yang membuat kedewasaan saya naik satu tingkat dan seterusnya ( berlebihan memang ).
Berbagai macam perbedaan pendapat yang membuat kita ingin menang sendiri dan tidak ada rasa ingin saling mengalah menjadi penyebab seringnya kita betengkar.
Sifat kita yang terkadang sama-sama mempunyai ego tingkat tinggi membuat kita lebih ingin memperlihatkan siapa sich diri kita sebenernya, misalnya :
Saya ini anak bungsu, terkadang saya ini orangnya manja dan terkadang pula gak mau diatur. Sedangkan sang pacar dia anak pertaman, terkadang dia orangnya selalu ingin dituruti apa kemauan dia dan terkadang pula ingin selalu mengatur.
Memang benar Allah SWT menciptakan pasangan itu dengan kelebihan dan kekurangannya, kekurangan inilah yang membuat saya banyak belajar untuk berusaha membawa hubungan ini menjadi baik dari yang lebih baik. Semakin berjalannya waktu Alhamdulillah sedikit demi sedikit saya dan sang pacar bisa berusaha belajar lebih baik dari setiap permasalahan yang kita ciptakan sendiri.

Oia Anniversery kali ini benar-benar menyedihkan, kita gak bisa merayakan berdua secara langsung, sang pacar dapat tugas di kalimantan. Sedih banget gak kaya pasangan yang lain merayakan Anniversery berdua dalam suasana yang romantis tapi enggak buat kita. Sedangkan kita dalam tempat yang berjauhan... tapi gak apalah meskipun saat ini kita lagi tapi rasa sayang dia dihati ini bisa terasa ko, mudah2n dia juga merasakan rasa sama seperti saya.

Saya hanya bisa berharap mudah2n dihari jadi kali ini bisa memberikan suatu arti saling memiliki antara kita sehingga bisa mengantarkan kita kehubungan yang lebih baik dan lebih diridoi Allah SWT, mudah-mudahan lebih saling mengerti dan pengerhtian, saling mencintai dan menyayangi, juga bisa saling mengerti satu sama lain. Gak ada satupun yang bisa menggantikan arti berhargarnya hidup ini kecuali dengan adanya rasa saling mikaAsah, mikaAsih sareung mikaAsuh. ( buat yang gak mengerti bahasa sunda silahkan tanya aja ke emak bapakmu yang ngerti sunda,, hehehehe )

Rabu, 15 Desember 2010

just 4 Baba v_v


udah lama lho saya ingin bercerita lagi di sini, banyak sekali inspirasi yang saya dapat untuk bercerita, waaaah bagus nih tapi setelah berhadapan langsung dengan laptop uuuuuuh ko malah pada kabur yach kata-katanya,,, hehehe entahlah.
Tapi disini saya hanya ingin cerita tentang masalah yang baru saya rasakan karena ini adalah kali pertamanya saya ditinggalkan sang pacar untuk urusan pekerjaan ke kalimantan dengan waktu yang lumayan gak sebentar ( yaaa sekitar 5 bulanan lah,,, waaaah berapa kali malem minggu niyh gw gak diapelin,,,?! Hhhmmmmm sabarlah Vi... )

jauh hari setelah saya dapat kabar dari sang pacar kalu akhirnya dia akan ambil tugas di kalimantan benar-benar membuat saya sock, gimana tidak awalnya dia bilang gak akan ambil tugas tersebut  karena bagi dia banyak sekali resikonya, tapi gak lama kemudian dia malah berubah pikiran, hhhhmmmm belum terbayangkan bagaimana nanti jika dia pergi.

dibilang sedih memang sedih, tapi apa boleh buat saya gak bisa melarang dia. saya berfikir gak apalah dia pergi gak lama ko Cuma 5 bulan saja di Kalimantan, walaupun kedepannya ada rencana lagi untuk tugas ke batam ( walaaaaamaa gubrag zzZZz ), tapi lebih parah sodara2 saya yang jadi tentara sudah setahun nanjauh disana baru bisa ketemu sama keluarganya, gak apalah dia pergi gak untuk perang kan??? ( hhhhmmmm bilang aja si gwe lagi so so nenangin diri sendiri, hehehe ) yaaaa tapi itulah saya.
tiga hari terakhir sebelum dia pergi waaaaah banyak sekali rezeki2 yang gak terduka untuk qta, ada yang teraktir makan kambing bakar kairo dan tanpa disangka-sangka lagi ada yang kasih tiket nonton gratis, ( asyiiiiiiiiiiiiiiiikK !!! dapet gretongan lagi nich, biasanya dapet 2 kupon, tapi kali ini dapet  4 kupon di tempat yang berbeda pula sodara-sodara, waaaah Alhamdulillah... rezeki rezeki, hehehe..  makasih banyak ya “Pa deni Obert” buat tiketnya, hehehe. )


Tiket nonton`y kaya tiket mau antri sembako ya,,, hehehe

Malem sabtu the first saya pake tiket untuk nonton di BIP dan sepertinya saya salah ambil judul film, menurut saya sich filmnya itu no edicate tapi ya sudahlah bawa enjoy aja.
Besoksanya the last ticket malem minggu saya pake untuk nonton di Braga,, waaaah kalau yang ini I like it banget dech, filmnya itu gak ngeboringin dan gak monoton.


NARNIA

Yang membuat saya terkejut dari film ini adalah saya pikir si lion yang jadi Aslan dalam film NARNIA ini hanyalah editan komputer saja tapi ternyata pada dasarnya hewan itu benar-benar asli sodara-sodara, yaaaa walaupun sedikit ada yang dibuat2 seperti ketika Aslan sedang berbicara, sedang di peluk manusia dan bisa menghilang  ( ya eyalah kalu gak gitu gak seru kalie booo, hehehe ), gak percaya? Coba you guys look lion below >>>





Oke lah back to topic.....
Hari minggunya detik2 terakhir kepergian sang pacar benar2 membuat saya gak bisa menahan rasa sedih lagi, tapi mau gak mau I must be strong jangan pernah memperlihatkan kesidahan atas kepergiannya, tapi dia pergi kan untuk mencari uang buat masa depan dia dan buat qta juga bukan untuk perang.  Ya sudahlah apapun itu saya hanya bisa berdoa yang terbaik buat dia.

“Buatmu yang disana..
Berbahagialah dengan pekerjaanmu saat ini..
Kejar impianmu karena tidak ada yang pernah mengajarkanmu untuk berhenti dan berusaha..

Betapa pun beratnya tanggungjawabmu, yakinkan dirimu kalau semua yang kamu kerjakan pasti akan ada hikmahnya, bekerjalah dengan baik dan sugguh-sungguh, demi masa depanmu dan demi masa depan kita.
Kau berhak atas kebahagiaan dan kesuksesan. Kau tidak sepatutnya berada dalam ketidakpastian.

Kamu yang disana..
Ayo berlarilah.. Masih banyak hal yang bisa dirimu lakukan untuk menyalakan kembali cahaya hidupmu yang mulai redup.
Demi buah cintamu yang juga menunggumu diujung sana.. “

luv u baba


Selasa, 07 Desember 2010

Rasanya ??@#$%^&*


Rasanya ingin ku rebut ketegaran hatinya, disaat hati ini begitu rapuh..

Rasanya ingin ku rebut kepercayaan dirinya, di saat diri ini kehilangan arah..

Rasanya ingin ku rebut keceriaan dalam hidupnya, disaat hati ini dirundung kesedihan..

Rasanya ingin ku rebut kekuatannya, di saat diri ini lemah untuk bertahan..

Rasanya ingin ku rebut kepintarannya, di saat diri ini tak dapat menjawab pertanyaan yang paling bodoh sekali pun..

Rasanya ingin ku rebut kemandiriannya, di saat diri ini tidak mampu berdiri sendiri..

Rasanya ingin ku rebut keberaniannya, di saat diri ini takut untuk melangkah..

Rasanya ingin ku rebut kesuksesannya, di saat diri ini belum mampu meraih sesuatu..

Rasanya ingin ku rebut kesabarannya, di saat hati ini tak dapat bertahan..

Rasanya ingin ku rebut dunianya, di saat diri ini kesepian..

Rasanya ingin ku rebut keindahan dirinya, di saat diri ini kehilangan makna hidup..

Rasanya ingin kurebut cintanya, di saat diri ini hanya bisa merasakannya..

Rasanya ingin ku rebut senyumnya, di saat diri ini hanya terdiam terpaku melihatnya..

Rasanya ingin ku rebut keraguannya, di saat diri ini ingin memiliki dirinya seutuhnya..

Rasanya ingin ku rebut semua mimpinya, di saat diri ini ingin menjadikannya yang terakhir..

Rasanya......

Minggu, 05 Desember 2010

u are in my eyes

Betapa bahagianya diri ini ketika berada di dekatmu.. Walaupun tubuhku sedikit bergetar karena kecapekan, tapi begitu melihat ekspresi mu aku kembali bersemangat..
Sama halnya dengan sore ini, berdiri tak jauh darimu yang sedang duduk diatas karpet menonton TV, sambil mengeringkan rambutku yang basah setelah mandi aku tak dapat mengalihkan pandanganku dari dirimu. Tidak hentinya diri ini bersyukur telah dipertemukan denganmu..
Entah kenapa, semua yang ada pada dirimu begitu mempesonaku..
Caramu menghisap rokok pun begitu menggetarkan hatiku.. Tak dapat ku berhenti tersenyum manis..
Bahkan ketika jarimu mendekati hidungmu.. Hati ini hanya dapat berkata, “gatel ya?”
Dari jauh aku tak hentinya menatapmu.. Jarimu makin mendekat dan menyentuh hidungmu.. Masuk kedalam hidungmu.. Lalu.. Mmmmm.. Sebentar.. Sebentar.. Jarimu berputar-putar didalamnya, tak lama jarimu keluar dari lubang hidungmu dan tanganmu mengarahkannya ke belakang tubuhmu.. Aku hanya dapat bertanya-tanya, apakah bajumu atau ujung karpet yang menjadi tempat pembersihan jarimu tadi?
Hmmmpphh.. Senyum ini tetap tak dapat kuhentikan..
Entah apa maknanya..

silahkan yang mau tertawa tertawalah jangan di tahan-tahan.... hahahahahahaha

Selasa, 30 November 2010

perkedel kentang


Suatu sore disebuah rumah makan bertema Nyunda alias Bumbu Desa.
Ketika sedang asyik menikmati santap siang yang terbilang telat karena jam sudah menunjukkan pukul 15.05, datang dua orang pasangan (bingung mau bilangnya juga, kalau pacaran yang laki-laki udah bau tanah
:) , yang perempuannya masih terlihat muda dan kencang. Kalau anak bapak, tapi ko.. ga tau deh).
Bagi yang pernah makan dirumah makan ini dimana pun si rumah makan ini berada (franchisenya banyak ceritanya), pasti tau kalau pesen mimumnya ditempat duduk setelah memesan makanan didepan (kalau bingung, silahkan cobain makan dirumah makan ini kapan-kapan, hehe)
. Kaya promosi rumah makan ya gw?? Huhu..

Ok balik lagi ke pasangan tadi..
Sepertinya setelah memesan minuman, sang laki-laki berpikir sesuatu untuk mengisi perut dulu dengan snack sebelum menu utama tiba. Lalu dia berteriak pada pelayan,
“euum maaaas.. Sini.” Sang pelayan pun datang menghampiri.

Lalu sang laki-laki melanjutkan kata-katanya, “saya minta french friesnya satu ya.”

Sang pelayan sempat terdiam, lalu ia menjawab, “aduh pak disini enggak ada french fries.”

Kembali si laki-laki berkata dengan nada tidak puas, “wah masa enggak ada sih mas? Kaya snack-snack gitu apa lagi yang ada?”

Sang pelayan kembali menjawab, “ya paling adanya tahu, tempe atau.. ”

“Ah itu sih bukan snack. Ya sudahlah.. ” Potong laki-laki itu.

Fun Fact: ya pak.. Bener si mas pelayan atuh.. Sejak kapan dirumah makan Sunda ada french fries alias kentang goreng. Ada sich kentang tapi biasanya disebut sambel goreng kentang atau perkedel kentang.. Yuuuuuk ahh
J

Rabu, 24 November 2010

sedih senang jd resepsionis

numpang berfose ah... ;)

menjadi seorang resepsionis merupakan bagian yang tidak terpisahkan dalam sebuah lembaga, institusi atau perusahaan yang harus bisa bekerja profesional, sopan dan terampil.
Seperti itu pula saya pada saat ini, berangkat jam 08.00 dan pulang jam 17.00 dilanjutkan lkuliah dari jam 17.00 sampai dengan jam 22.00, setiap hari begitulah aktivitas saya yang penuh dengan tanggung jawab yang penuh seharian. tetapi karena amanah ini adalah sebuah panggilan untuk saya maka dengan senang hati saya jalani saja. Pada awalnya bekerja sebagai seorang resepsionis adalah pekerjaan yang enjoy menurut saya, apalagi disamping kerja saya masih kuliah jadi disela-sela waktu yang kosong bisa dimanfaatkan untuk belajar ataupun mengerjakan tugas perkuliahan.

Sedikit info yach,,, saya lulus SMA tahun 2008, kebilang masih muda kan? Hehe, dan langsung melanjutkan kuliah ke ASM ARIYANTI Bandung, pertama daftar saya ambil kelas reguler, dan pada saat pertengahan semester satu saya ditawari seseorang, dia adalah salah seorang karyawan TU Diploma Satu di kampus tersebut, awalnya saya bingung, ambil jangan? Ambil jangan ?, karena tadinya saya ingin fokus dulu untuk belajar, tapi saking meyakinkannya tawaran dari Bpk Budi yang baik hati itu ( bukan nama sebenernya ) akhirnya ya sudahlah saya mau coba, mudah-mudahan Allah kasih yang terbaik.
At last saya ikut interview dan ternyata teman-teman sekampus pun banyak yang ikut juga yaa walaupun beda jurusan dan beda semester.
Dan endingnya saya keterima sodara-sodara, alhamdulillah, tapi jujur saya masih bingung apa saya ini tergolong orang yang beruntung atau ???? langsung dech saya kabarin mamah,

“ mak,,, vi keterima kerja “ dengan nada yang biasa aja

“ alhamdulillah “ jawab mama dengan penuh suka cita

Dari jawaban emaklah akhirnya membuat saya yakin ternyata saya ini adalah orang yang beruntung,, alhamdulillah... makasih ya Allah...
 karena sebelum saya menginjak dunia perkuliahan gak sedikit terbayangkan jika saya akan kuliah sambil kerja, alhasil mulai tanggal 9 januari 2009 tahun lalu pertama kalinya saya kerja sebagai recepsionis itu adalah pengalaman pertama saya di salah satu perusahaan operator yang sangat terkenal di kota Bandung. Saya ucapkan terimakasih banyak pada Pa Budi yang telah memberikan kesempatan ini kepada saya, walaupun sampai saat ini saya belum bisa membalas semua kebaikannya, makasih ya pa saya tidak akan melupakan semua kebaikan Bpk.

Oke, back to topic...
Setiap hari bahkan waktu saya bertemu dengan orang-orang yang berbeda, selalu memberikan senyuman termanis, menyapa orang-orang dengan nada suara termerdu  dan yang paling utama adalah harus menjaga penampilan… oh…. harus sering2 berkaca nich,
( hhhmmmmhm... ya nggak lucu donk kalau resepsionis penampilannya kucel bin kumel gitu,  pada lari ntar yang datang hehehe…. )

Akan saya kisahkan tentang pekerjaan ini kepada teman2, sekadar berbagi cerita, karena saya tidak ingin marah, sebel ataupun cemberut di depan mereka. makanya saya tulis aja. :)
Sebagai resepsionis tentunya saya selalu bertemu dengan berbagai macam orang yang datang ke kantor saya bekerja, mulai dari pengemis (wuih pengemis aja berani dateng) sampai direktur mau itu direktur Bank ataupun direktur dari vendor-vendor yang lain. Ada yang mukanya manis, cantik, imut, serem, cemberutan, gak sabaran dan berbagai jenis manusia lainnya sudah pernah saya temui. Begitu juga dengan komentar2 mereka, ada yang mengeluh karena kelamaan bertemu dengan orang kantor yang sudah janjian dengan beliau, ada yang mengeluh karena surat yang datang terlambat, ada yang maksa ingin bertemu dengan karyawan tapi karyawanya sendiri menolak bertemu, ada yang marah-marah gara2 masalah tower yang kurang diperhatikan dan ada juga yang marah-marah untuk masalah yang utama yaitu tentang nomor provider tersebut, yaa meskipun itu bukan tugas saya harusnya Customer Service yang menghandle tapi mau gak mau yang namaya resepsionis  karena yang paling depan ya gitu dech ( huuuuuuffftttt…. gitu kok nyalahin gw, gw kan bukan pak pos, dan bukan pula guru BK tempat kalian mengeluh ) cape dah !!!!!
Tapi dengan bekerjanya saya sebagai resepsionis maka saya bisa banyak belajar memahami sifat2 orang dan karakternya masing2, mulai dari jajaran Manager sampai dengan OB yang komentarnya selalu meledak2. Mudah2an saya selalu bisa bersyukur dan tersenyum menghadapi semua ini karena ini adalah Amanah dari Allah untuk saya. Mudah2an saya bisa bekerja dengan profesional selalu semangat untuk terus belajar dan bisa menahan diri dari amarah.

Salah satu msalah yang sering saya hadapi adalah........
“ Telpon di perusahaan saya ada 3 line  hanya ditangani oleh satu orang Resepsionis/OT. Pernah kejadian dalam satu kondisi semua line berdering, sedangkan saya tidak diberi fasilitas head phone, bisa dibayangkan gak betapa sibuknya saya, mending kalau tugasnya hanya menerima telpon saja yang didalamnya hanya menanyakan karyawan, lah ini yang harusnya pekerjaan Customer Service lah wong saya yang kena getahnya, belum lagi para tamu yang berdatangan dengan tujuan yang berbeda-beda ada yang mau bertemu dengan karyawan ini lah, ada yang mau anterin surat dah harus saya tandatangani sebagai bukti penerima lah dan ada pula yang meminta informasi tentang promo-promo yang sedang bekerjasama dengan provider tersebut. Lagi-lagi * Interkom berdering (panggilan dari dalam kantor):
 " Hallo bisa disambungkan ke no +6281809xxxx, Baru saja terputus “,
line 1 sudah berdering  " Bisa bicara dengan Bpk. Harto? ",
begitu pun dengan line 2, dan line 3.
Disini Resepsionis/OT dituntut untuk pandai-pandai mengaturnya, sebab bila tidak bisa menguasainya bisa-bisa akan stress ujungnya.
apa lagi saya pernah mengalami disaat-saat seperti itu ditambah Pak Manager duduk disebelah saya, bentrok antara tamu dengan telpon, bos saya menyarankan untuk terima telpon dulu, sedangkan saya ingin menangani tamu yang sedang berdiri didepan mata, logikanya gak mungkin kan kalu saya harus membiarkan tamu itu menunggu. Alhasih ( diam-diam gw cabut dah kabel itu bwt sementara supaya gw bisa tenang menerima tamu dengan baik tanpa diganggu bunyi telpon, dalem hati gw ngomong,  maaf ya pa bos ku yang baik hati dan tidak somseu eh salah sombong maksudnya bukannya gw ga bisa bekerja dengan baik tapi kondisinya sedang gak memungkinkan alias sibuuuuuuuuuuuuk buk buk buk!!!  ).

Ini mah cm so so busy, hehehe

Pada kenyataanya terkadang resepsionis harus mengerjakan pekerjaan diluar tugas dan tanggung jawab mereka (dalam tanda kutip),  misalnya harus berhadapan dengan para Debt Collector (DC) baik melalui telpon ataupun face to face, DC  ini memburu si terhutang untuk segera melunasi hutang-hutang mereka, akan beda hasilnya bila si terhutang mau menerima kehadiran DC tersebut, namun biasanya mereka enggan dan males untuk menemuinya atau pun belum bisa membayar tagihannya, sehingga jalan terakhir Resepsionis lah yang diminta untuk menemui DC oleh si terhutang, akibatnya Resepsionis terpaksa berbohong sebagai dalih menyelamatkan si terhutang. Hal seperti ini mau tak mau harus Resepsionis lakukan sebagai perumpamaan loyalitas kerja dan profesionalitas. Padahal mungkin pekerjaan seperti ini menjenuhkan, karena hampir setiap hari selalu berhubungan dengan telpon, telpon dan telpon.

Kalau saya bilang, "Resepsionis juga manusia", yang berhak atas hak-hak yang seharusnya mereka peroleh dari perusahaan dimana mereka bekerja. Cuti, jam istirahat yang berlaku diperusahaan tersebut dan lain-lain. Jangan sampai pada saat jam istirahat mereka masih "dipaksa" untuk memenuhi request telpon dari karyawan yang bersifat tidak urgent,  juga jangan sampai mereka diperlakukan berbeda dengan karyawan lain yang posisinya lebih tinggi. Bukannya sudah sepantasnya apabila Resepsionis ini bekerja dengan baik, dengan segenap loyalitas dan profesionalisme mereka, mereka bisa naik jabatan dengan harapan bisa meningkatkan kemampuan mereka, itupun dengan pertimbangan banyak hal.

Saya bersyukur alhamdulillah atas rezeki yang saya peroleh dengan bekerja sebagai Resepsionis. Apalagi suasana kerja disini sangat nyaman dan memberikan kebebasan dalam berbusana ( tapi dalam tanda kutip ) yang penting harus sopan meskipun harus menggunakan celana setan. Terkadang pekerjaan ini membuat saya merasa melelahkan, jenuh, kesal dan cape hati karena harus selalu mengalah dan mengalah meskipun bukan saya yang salah, tapi disisi lain saya sangat senang karena meskipun saya belum dapat gelar Diploma 3 tapi saya sudah mendapatkan pekerjaan dengan penghasilan yang mungkin tidak seberapa kalau orang liat tapi dengan penghasilan yang saya dapat Alhamdulillah saya bisa ambil cicilan motor, membayar pembiayaan kuliah, mencukupi kebutuhan saya dan keluaga walaupun gak banyak2. Smuanya sangat saya nikmati dan syukuri....
Duuuuk jadi gak sabar nih nunggu endingnya ntr gimana jika saya sudah lulus D3 apakah nasib saya akan tetep bekerja di perusahan ini tapi jabatan saya naik ataukah di perusahaan lain yang bisa memberikan pekerjaan dengan jabatan dan penghasilan yang lebih baik dari sekarang ???
Apapun dan dimanapun itu pekerjaanya mudah2n itu yang terbaik untuk saya dan untuk masa depan saya...

I am ready to face future challenges.... go vivi semangaaaaaaaaaaaaaaat !!!!




Selasa, 23 November 2010

Roti bakar keju...

hidup ini memang indah tapi gak indah kalau sendirian apalagi tanpa orang yang selalu ada di sekeliling kita, seperti halnya makanan,,, makan itu memang enaaaaak banget apalagi makanan yang paling kita sukai tapi kalu dimakan sendiri bukannya suatu kenikmatan yang di dapat akan tetapi suatu kekenyangan yang berlebihan.

Jadi gini lho ceritanya, waktu itu sore2 saya baru mau pulang kantor, tiba2 ketemu mala ( temen perang saya di kantor,, hahaha ) tak ada angin tak ada hujan ko dia cengar-cengir gak jelas dan senyumnya itu membuat saya terasa geli sampai bbbbrrrrrrrr, do you know why sodara2??? Ternyata ada maunya dia,,, akakakakaka

“ vivi “ kata mala...

“ yupz !!! napa mal?? “

“ pulangnya bareng yu, gue ikut nebeng hehe”  sambil cengengesan ga jelas haha

“ ooowwh dengan senang hati teman kuw....”

Langsung dech capcus. kita jalan seperti biasanya, gak ada rencana apapun yang ingin kita lakukan sebelum pulang, karena saya sendiri kan harus segera ke kampus. but oh but tiba-tiba kita berhenti ketika lewat MADTARI yang di dago, sempet ngiler dikit sich karena sudah lama juga gak jajan di Madtari lagi. At last....

“ mal, mampir dulu yuk?? Kita maem roti dulu, gimana mau mau mau?”  kata gue yang lagi ngiler

“ hhhmmmmm boleh-boleh,, tapi kan lu kuliah ?? “

“ aaaaah biarin lah lagian kan gada kelas Cuma mau bayar buat Ujian doang “ ( waaaah alesan tuh, bilang aja lagi ngebet roti bakar keju ) hahaha

Finally..... taraaaaaaaap !!!!

     Hhhhmmmmm yaammmmiiiii,,, mau mau mau ???

Pas si emang nganterin pesenan ke meja,,, waaaaah rasanya lidah ini ingin segera menyantapnya, cacing-cacing di perutpun sudah berlomba-lomba ingin ikut-ikutan mencicipi,,, tapi dasar gilanya kita meskipun sudah gak kuat ingin cepat2 makan teteeeep aja eksis buat foto-foto dulu,
( aaaaah kau ini kapan makannya dong kalu terus2n foto2 ?? )

Nyam nyam nyam satu-satu saya makan, saking kejunya buanyaaaak banget saya sampe pikir
 ( ini keju beranak kalie yee atau hilang satu tumbuh 1000?!, udah gw makan ko ga abis-abis....??? )
Saya pikir ini makanan pasti habis soalnya kalu yang namanya makanan jarang banget kalau gak saya habiskan, sang pacar juga sampe bilang “ yank,, perutmu itu terbuat dari apa??? “ ( whaaaaat??? Kaget gw dibalang gitu... maksudnya itu apa coba? Emang perut gw karung??? Hahahaha yaaaa sudah lah jangan dianggap dia kan becanda ).

Dan ternyata saya salah duga padahal satu potong lagi lho rotinya, tapi ampun dah, ternyata saya bener-bener gak bisa untuk menghabiskan roti itu kalaupun harus dipaksakan habis waaah bahaya juga tuh gimana kalau nantinya malah keluar lagi semuanya?! Gubrak !!!!, dan gak biasanya kita sehati, ( kita disini adalah antara saya dengan cacing2 di perut ) merekapun kayanya udah kompak tutup mulut dan seraya berteriak ( ampuuun dech tuan putri, sudah cukup !!!! kita-kita udah pada kenyaaaaaaaang niiiich!!!! ).
At last mau gak mau saya sisakan makanan itu, mau dibungkus gimana bilang ke emang rotinya yach secara tinggal satu potong lagi. Aaaah sudah lah saya relakan saja...

Sampe di campus tiba-tiba ko perut terasa mual banget yach ? di tambah kepala ini pusiiiing bagaikan ada beribu-ribu burung  berterbangan di atas kepala akibat kejedot pintu angkot tadi siang pas pulang istirahat bareng mala. Waaaaah kenapa jadi begini yach endingnya ????
Mungkin karena keju dan susunya tadi yang buanyaaaaak banget sampai membuat saya merasa “eneuk” dan jujur saya gak berdusta saya pengen muntah... saya berfikir bagaimana caranya yach menetralkan rasa enek ini ????,,, chreeeeeeeeeeeeng !!!! ahaaaaa saya punya ide, mungkin dengan bakso yang pedes perut saya bisa normal lagi, beli dah baso,,, dasar musibah bukannya untung malah buntung.

Sampe rumah saya langsung berbaring di tempat tidur dan bilang mama
“ emak vivi mual gak enak perut,,, “

“ naaaah lho kamu kenapa nak ??? “

“ gak tau mak, maaf ya mak anakmu ini gak jujur berucap dalam hati “, hehe. ( gw gak berani bilang kalu perut gw sakit karena kebanyakan makan roti bakar, takutnya ntr emak gw pundung gara2 gak gw beliin, hehehe )

 mungkin ini kali yach ajab buat saya ( hahaha lebay ), memakan makanan menurut saya sich berlebihan karena biasanya kalau saya punya makanan gak pernah dimakan sendiri pasti aja selalu ada temen untuk membantu menghabiskan makanan itu, padahal sebelum saya menyantap roti bakar yang menggiurkan itu saya coba kirim-kirim pesan dulu di dalam hati, ini roti buat emak, buat  bapak, buat kakak2 dan keponakan, buat  sang pacar dan gak lupa buat teman-teman yang baik sama saya, udah gitu baru deh Aaaaaaaaaammmmmmmmmm......... nyam nyam nyam nyam..........


Senin, 22 November 2010

my mind {v_v}

The best and most beautiful things in this world
cannot be seen or even heard,
but must be felt with the heart
.”
-Helen Keller-

Fyuuuhh.. setelah melewati satu hari yang berat, akhirnya hari ini saya bisa menyadari kalau kita menjalani sesuatu jangan setengah-setengah. Jadinya bingung sendiri..
Disaat lagi gundah gulana tidak jelas kaya gini, yang namanya sahabat tidak bisa tergantikan dengan apapun.
 
You always there when I need a shoulder to cry on, listening every detail, and support me like you always do.. thank you so much!!
Sahabat saya bilang, ”it’s more important to spend time with people you genuinely love and care about, rather than going along with a group of people just because it’s nice to feel included”. Sama dengan menjalani suatu relationship, kita harus ngerasa nyaman sama apa yang kita jalanin bukan yang orang mau jalanin, bisa jadi diri sendiri dan tidak dipaksakan.. life is about choice, right?

Untuk mendapatkan sesuatu pasti kita harus melewati sesuatu dulu. Ya ga? Contohnya, untuk mendapatkan kesuksesan, pasti kita harus mengalami kegagalan dulu dan melewatinya sebagai proses menuju kesuksesan, bukan?? Yeah it’s just simply like that.. gampang banget ya kalo kita ngomong hehehe.. tapi pas menjalani sesuatu yang berat banget itu, wah nikmat banget ampe tidak bisa tidur semaleman.. hikssss..

Kalau lagi gundah gulana tidak jelas kaya gini, saatnya saya memainkan pola pikir saya. Hati sih teriris-iris, tapi saya tanamkan dipikiran saya kalau saya pernah mengalami yang lebih berat dari ini dan saya percaya kalau Allah akan memberikan sesuatu yang lebih indah dari sebelum-sebelumnya setelah saya melewati ini semua. Yang harus saya sadari adalah, saya tidak mungkin mengalami ini semua kalau tidak ada maksud dari yang di atas dan saya tidak mungkin mendapatkan sesuatu ataupun seseorang yang bukan milik saya.

Dan sekarang yang harus saya lakukan adalah...


 open up my heart and let the sunshine in so I would see the brighter future upon me, forget all the sorrow behind me.. and singing “And the tears come streaming down your face.. When you lose something you can’t replace.. When you love someone, but it goes to waste.. Could it be worse?.. And high up above or down below.. When you’re too in love to let it go.. But if you never try you’ll never know.. Just what you’re worth!!”.. (v_v)

Kamis, 18 November 2010

Allah SWT berkata

WAHAI MANUSIA...

aku heran sama orang yang yakin akan kematian, tapi ia selalu bersuka ria.
aku heran yang yakin akan segala pertanggungjawaban, tapi ia asik mengumpulkan dan memupukan harta bendanya.
aku heran pada orang yang yakin akan adanya alam kubur, tapi ia tertawa terbahak-bahak.
aku heran pada orang yang yakin akan adanya alam akhirat, tapi ia menjalani kehidupan dengan bersantai-santai.
aku heran pada orang yang yakin akan kehancuran dunia, tapi ia menggandrunginya.
aku heran pada intelektual yang bodoh akan masalah moral.
aku heran pada orang yang bersuci dengan air sementara hatinya masih tetap kotor.
aku heran dengan orang yang sibuk mencari cacat orang lain, sementara ia tidak sadar dengan cacat yang ada pada dirinya sendiri,
aku heran pada orang yang yakin bahwa Allah SWT mengawasi segala perilakunya, tapi mengapa selalu berbuat durjana.
aku heran pada orang yang sadar akan kematian, kemudian akan tinggal di dalam kubur seorang diri, lalu dimintai seluruh amal ibadahnya, tapi dia berharap belah kasih dari orang lain.
sungguh tiada tuhan selain aku dan nabi muhammad adalah hamba utusanku..

( YA ALLAH SELALU AKU SESALI DOSA, TAPI KENAPA SELALU AKU ULANGI KEMBALI??? DAN KAU MASIH BERI AKU KEBAHAGIAAN,,, SUNGGUH AKU BUKALAH HAMBA PILIHAN )


**ALLAH SWT BERFIRMAN**

aku bersaksi bahwa tiada tuhan selain aku, tiada sekutu bagiku muhammad adalha hamba dan utusanku, barang siapa tidak mau menerima suratan nasib yang aku putuskan, tidak sabar atas segala cobaan yang aku berikan, tidak mau berterima kasih atas nikamat yang aku curahkan dan tidak mau menerima apa adanya atas segala yang aku berikan, maka sembahlah tuhan selain aku dan barang siapa yang susah kaerna urusan dunia sama saja ia marah kepadaku, barang siapa yang mengadukan musibah kepada orang lain dia sungguh2 berkeluhkesdah kepadaku, barang siapa tidak bertambah tingkat penghayatan dalam imannya sungguh dia dalam keadaan kurang, barang siapa yang terus menerus dalam keadaan berkurang kematian lebih baik untuknya..


** ALLAH SWT BERFIRMAN**


wahai manusia terbukalah anugerah yang aku berikan kepadamu dengan lapang dada maka engkau tidak akan berharap dengan pemberian orang lain, hilangkanlah rasa dengki maka engkau akan terhindar dari kegeliasaahn hidup.
hidari perbuatan haram maka engkau akan terhindar dalam keraguan beragama,
barang siapa mau menjaga diri dari kejelekan orang lain maka kecintaanku akan ku anugerahkan kepadanya,
barang siapa mensosialisasikan diri dari kerumunan, maka ia akan terhidar dari pengaruh jeleknya,
barang siapa mampu membatasi diri dari cara yang tidak ada gunanya, itu mematangkan kematangan agamanya.
barang siapa menerima dengan lapang dada atas pemberian Allah SWT yang sedikit maka ia penuh percaya kepada Alla SWT.

** ALLAH SWT BERFIRMAN**

wahai manusia siapa yang berduka atas persoalan dunia maka ia akan hanya jauh dari Allah SWT kian nestapa di dunia, dan semakain menderita diakhirat, Allah SWT akan menjadikan hati tersebut dirundung duka selamanya, kebingungan yang tak berakhir dan angan-angan yang selalu menusuk ketenangan hidupnya.

wahai manusia hari demi hari usiamu kian berkurang, sementara engkau tidak pernah menyadarinya, setiap hari aku mendatangkan rezeki kepadamu, sementara engkau tidak pernah memujiku, dengan pemberian yang sedikit engkau tidak pernah berlapang dada, dengan pemberian yang banyak engkau tidak pernah merasa kenyang.

wahai manusia setiap hari aku mendangkan rezeki untukmu sementara setiap malam malaikat membawa catatan jelekmu, engkau makan dengan lahap rizkiku, namun engkau tak segan-segan pula berbuat durjana kepadaku, aku kabulkan jika engkau memohon padaku.
kebaikanku tak pernah terputus untukmu, namun sebaliknya catatan jelekmu selalu datang kepadaku tiada henti.
akulah pelindung terbaikmu sementara engkau umat terjelek untukku, kau raup segala apa yang ku berikan untukmu, ku tutupi semua kejelekan-kejelekan yang kau perbuat secara terang-terangan, aku sungguh-sungguh malu kepadamu, tapi engkau tidak sedikitpun malu kepadaku, engkau lupakan diriku dan mengingat yang lain , kepada manusia engkau rasakan takut, sedangkan kepadaku engkau merasakan aman-aman saja, kepada manusia engkau takut dimarah-marahi tetapi kepada murkaku engkau berani...

( YA ALLAH SELALU AKU SESALI DOSA, TAPI KENAPA SELALU AKU ULANGI KEMBALI??? DAN KAU MASIH MEMBERI AKU KEBAHAGIAAN,,, SUNGGUH AKU BUKALAH HAMBA PILIHAN )


Kamis, 11 November 2010

10 - 10 - 2010

07 Oktober 2010

Hi readers... kali ini saya ingin bercerita gimana rasanya menghadapi tunangan yang tinggal dua hari lagi...

dulu sebelum jauh-jauh hari, ga ada sedikitpun rasa deg2gan atau sejinisnya lah yang saya rasa padahal tunangan tinggal satu bulan lagi, ( aaaahh gimana ntar aja toh masih lama ini hehehe ), ucap saya dalam hati.
Tapi sekarang setelah dua hari lagi, saya bener2 bingung nggak karuan apa yang harus saya kerjaikan  terlebih dahulu??? Sebenernya kalau di pikir-pikir banyak banget yang harus saya kerjakan, sampe-sampe saya sengaja ambil cuti kerja, coz sudah terbayang banget gimana pusingnya nanti, tapi apa yang terjadi coba, cuti udah saya ambil yang tadinya saya pikir mau kerjain ini dan itu ternyata pada kenyataannya ga ada satu pun yang saya kerjakan, aneh tapi ho`oh???

Memang sich ini baru mau tunangan, belum acara yang sebenernya, tapi saya itu kalau mengerjakan sesuatu ga mau setengah-setengah!!! Meskipun sederhana tapi harus bener2 maksimal.

Oia saya mau ucapin syukur alhamdulillah dan terimakasih banyak buat emak dan sodara-sodara yang mau bantuin meringankan beban saya, buat masalah catering apapun itu dari awal sampe akhir dia yang ngurusin bareng sama temen deketnya yang kebetulun otak utama dari masalah masak-permasakan, hehe.

“ there is sodara2 eksis yang setia bantuin emakku demi lancarnya acara”

Back to the topik ,

Pertama, saya siapkan baju yang akan saya pakai nanti, sengaja saya dan sang pacar tidak memilih kebaya, tadinya sich biar gak terlalu riweh end ingin sedikit beda dari yang lain,
( mudah-mudahan bedanya emang bener2 baguuuuuuus!!! ), so pilihan terakhir setelah ditimbang-timbang adalah batik, yaa kita pilih batik yang sepasang, tinggal pilihin kebawahan yang mau saya pakai, ternyata jadi cewe itu ribet yach, gag mungkin kan saya pake celana di acara yang formal, masalah kosmetik juga dan gak lupa aksesorinya.
well apalagi yach ?!
Oia, satu lagi yaitu tata rias muka dan rambut saya harus diapakan yach, biar nampak terlihat cantik????
( secara yach pake betik gitu lho bukan pake kebaya )

Kedua, Benah-benah rumah, maklum rumah saya itu sangat menghawatirkan, temboknya pun ffiiiuuuhh gag enak banget dah diliatnya, kaya muka orang aja berjerawat, hahaha.
Akhirnya dengan sekuat tenaga ( haha lebay si gw ) saya kumpulin uang sedikit demi sedikit buat beli cat rumah, alhamdulillah Allah kasih saya rezeki lewat Abi ( nama samaran, coz kalu disebetin bisi ngadak2 terkenal, hahah sori yach ), tiba-tiba dia sms saya dan bilang

“ bu, alhamdulillah kerjaan kita sudah ada yang di ACC, kita bagi dua aja yach rezekinya, uangnya sudah saya transfer “
 ( yang namanya orang baik mah alhamdulillah yach rezekinya selalu dimudahkan,,, hehehehe amin amin amin )

Dibalesnya sms itu
“ pa makasih banyak yach,, semoga Allah bales semua kebaikan bapa, dan mudah2n rezeki bapa selalu melimpah, amin ”

At last sebagian uang itu saya belikan cat buat memperindah rumah saya yang nampak seperti rumah hantu,,, hihihihi dan akhirnya tharaaaaaaap selesai dech, ( waaaaaw ternyata gak jelek2 amat tuch rumah si gw ini kalu udah dipoles2 mah ).hahaha

At last sebagian uang itu aku belikan cat buat memperindah rumah ku yang nampak seperti rumah hantu,,, hihihihi dan akhirnya tharaaaaaaap selesai dech, ( waaaaaw ternyata gak jelek2 amat tuch rumah si gw ini kalu udah dipoles2 mah ).hahaha

Sesudah itu mulai bingung lagi dech apa yang harus saya kerjakan selanjutnya, banyak perubahn yang bener2 saya rasa, kata temen2 saya di kampus saya tampak terlihat pendian dan selalu melamun,

mungkinkah seperti ini mimik wajah yg tampak
sedang dizzy with the problems?”
tapi ko seperti lagi mules yah,!
so where the correct???... akakaka

teman-teman saya bilang :
“ Vi, elu kenapa ko jadi nampak pendiem sich? pikirannya kaya yang ga connect gitoh? Gw perhatiin lu jadi banyak ngelamun dech??? “

“ aaahhh masa sich, biasa aja perasaan”, jawab gw sambil kebingungan.

Setelah dipikir-pikir ternyata emang bener juga sich, setiap saya kekampus jadi lebih banyak dieum seperti people who have weight problems, di bilang deg-degan karna bentar lagi mau tunangan kayanya sich engga juga tuch,, tapi kenapa yach bener-bener jadi tepararuguh ????
But I believe ini semua pasti sedikit efek dari rencana tunangan dech, oh God why should this ??,,

Aaaahh bingung!!!! Yang saya rasakan sekarang itu adalah saya ingin selalu ada di samping sang pacar, hehehe. mungkin dipeluknya itu bisa membuat saya merasa tenang, see he smile membuat saya merasa punya semangat baru, but if he also feels the same with me??? Mudah-mudahan iya, amin...

( tapi jujur dech, satu hari sebelum tunangan ini gw bener2 tegang uiy ).


08 Oktober 2010

Satu hari lagi menjelang resepsi tunangan, dirumah sudah mulai sedikit sibuk, temen-temen mama yang udah siap-siap menunjukan aksinya buat masalah masak-permasakan sudah pada datang, nyicil sedikit demi sedikit mana dulu yang harus dikerjakan.
Well, tetep saya masih sedikit bingung, pengennya sekarang membuat susunan acara buat besok, tapi jujur saya tidak bisa melakukann ini sendiri, tidak ada yang bisa diajak kerjasama buat masalah susunan acaranya nanti, but saya coba untuk tenang dan sebisa mungkin jangan so so busy yang gak jelas, tugas saya sekarang adalah datang ke salon untuk promise of tomorrow.
2.      End bikin susunan acara demi mengharap kesuksesan acara, amin
Apalagi yach ??? aaaahhh bingung!!! How later dech....
Nanti saya ceritain lagi yach pas acara tunangannya. Doakan saya yach teman mudah2n besok acaranya berjalan dengan baik dan lancar, dan semoga juga besok saya bisa berpenampilan cantik dan menarik meskipun pakaian yang nanti saya pakai beda dari yang lain ( ya intinya bukan beda2 gimana gitoh tapi karna gag pake kebaya aja,,, heu ). Amin






-------------------------------------------------------------------------------------------------------------




haaaaaii bloger I`am Back again



Next,,, hari ini tepat hari dimana acara tunangan akan dilaksanakan. Dari pagi sampe sore saya sibuk bantu2 mama ini lah itu lah, yaaa lumayan daripada banyak dieum malah bikin gak jelas.

Ok ! langsung aja yach ke topik yang di tuju....
Sore-sore tepatnya jam setengah lima 16:30 I`m go to salon, gak jauh-jauh sich dari rumahku  saya dan sengaja saya tidak ke salon yang khusus buat merias pengantin, melainkan ke salon langganan saya buat berbenah rambut... disana sempet tegang juga sich coz sebenernya memang salah saya juga yang ditak menepati janji, sebelumnya saya datang pagi-pagi buat bikin janji, yaaa saya janjikan nanti mau dateng jam 3 atau tepatnya habis solat ashar, tapi pada kenyataannya saya datang jam setengah lima dan salahnya tanpa pemberitahuan dulu sebelumnya, saya pikir “aaaah ga papa kali yang penting mah gw jadi ko ke salon itu”, tapi ternyata perkiraan saya salah, pas tiba disana Mba salon langganan saya pergi dulu,

“ mba,,,, maaf v datengnya gag sesuai janji” ucap saya !

“ hhhhhhmmmmm kirain gak jadi, ( sedikit kesal ) si mba nya juga lagi pergi dulu ke king kalu mau jadi mah ditunggu dulu aja yach bentar, habisnya gag ada kabar sih dari teh vivi nya “

“ Wduh nunggu sejam lagi, waaaah gimana donk kan acaranya juga habis magrib?!”

Waktu itu yang kebetulan saya diantar kakak dan kedua keponakan, langsung bingung gak karuan dan gak tau harus bagaimana. Ketika lihat jam ini udah menunjukan jam setengah lima lebih dikit, sedangkan kalu nunggu 1 jam lagi berarti sampe setengah 6 dong belum di dangdaninnya,,,, sempet kesel dan pengen marah sama asistennya itu yang ngejawab dengan mimik muka yang ti`is-ti`is wae.
At last, saya pun permisi keluar dulu, sekalian anterin kakak dulu ke dokter gigi buat periksain giginya keponakan saya Gita yang sudah ungger, U know what UNGGER sodara2??? Heheh tanya saja ya sama ibu bapak muw.

“ ya udah dech Mba, vi mau keluar dulu, mungkin ntr kesini lagi “

“ Ok ! “ kata si asistenya yang menjawab sambil mijitin kepala tamu yg lagi creambath.

Eeeeeh tau-tau dokter giginya pun yang sama gak jauh dari rumah saya kalu hari sabtu itu tutup,, so back to salon lagi dech, piyee to sebelum sampe sempet plinplan dulu, kakak menyarankan untuk cari salon yang lain lagi, tapi saya gak mau karna gak enak juga sama salon langganan saya ini.

“ udah lah teh, balik lagi aja ke salon langganan v, lahaolla we lah
( sambil berdoa dalem hati berharap moga Mba salon langgan gw cepet pulang )

Akhirnya kakak saya pun gak bisa nungguin sampe selesai karna dia juga belum siap2.
saya duduk di ruang tunggu sambil berdoa dalem hati, tiba-tiba baru juga sepuluh menitan si Mba nya dateng,, ( alhamdulillah doa gwe dikabulin,, thanks God ).


Teeeeeeeeeeeeeng waktunya di rias,,,,
en
Teeeeeeeeeeeeeeng waktunya selesai, pas banget adan magrib berkumandan.. jujur liat tataan rambut saya kurang P E D E, sebenernya gak sesuai dengan yang saya harapkan
( ya sudah lah mau gak mau gwe harus terima, ya begini lah kalu ga punya reverensi,, hahahah kerjaan kali yee pake referensi segala,,, )

Teng tong Time Comes....



“Rombongan tunangan kuw dateng “


“ penyambuta hangat dari keluarga besar kuw “
Ayo satu-satu dapet bagian,, hehehe


Sebentar ada iklan lewat dulu,, saya ucapkan thanks banyak buat sahabat baik saya Dias dan suaminya yang sudah menyempatkan datang sekaligus sebagai penerima tamu utama, meskipun gosipnya itu suaminya lagi sedikit tidak enakan badan,, makasaih ya kawan,, saya tidak akan melupakan moment itu,


hhhhhmmmmm tuan putri yang cantik sa caringin teh mana sich?!
 lama banget keluarnya???
Sudah gak kuat nich perut lapeeeer banget,,
 kaya apa ya neng vivi,
hhhmmm pasti cantik banget dech “

( hayalan gw dalem hati,,, akakakakaka GE-ER SANGAAAAAAT !!! )

3 . . . . . 2 . . . .  1 . . . . .


“ naaaah akhirnya nongol juga tuan putri teh “

( tapi ko perasaan gw nampak caby yach ??? )

Saat itu saya di tanya sama pak ustad yang ada di sebelah saya yang kebetulan dia itu guru ngaji saya dari kecil.

“ neng !!!! (kata guru ngaji gwe)
   Cik tinggal ka palih dinya reureus eta teh cep deden Bilih lepat ?! “

“ muhun, reureus “ ( kata gwe sich itu pertanyaan yang sangat sepele tapi bikin orang geuli, hahaha)

cik cep deden, tinggal oge ka palih dieu, ieu sanes neng fitri teh? ”

“ muhun “ (pelan2nya mata deden mau menatapku, weew heheh )

( Sumpah uiy gwe malu banget!!! Untung aja orang-orang gag bilang “ itu mukanya udah mateng tinggal di angkat lalu di tiriskan” ho`oh wee da sampeu tos asak sinmabdi teh!! )
Ooopppz pa ustad nanya lagi :

“ neng, ari neng teh bade reureus ka cep deden??? Reureus ari di pengkeren cep deden teu aya pamegeut anu caket pisan ka neng teh ? ”

 ( maksudnya mah ape bener kalu selama pacaran sama deden gak ada laki yang gue jadiin pacar kecuali deden seorang? Gitu kali yeee, hehe )

“ reureus pa ustad teu aya, pameget anu ayena sok sareng abdi ngan a deden hungkul “

( waaaah pasti hatinya kang deden berbunga-bunga banget dech,, “IyA KAN say?!” teriakannku di dalem hati, hehe )

alhamdulillah atuh, janten ayeunah tos jelas. Mangga atuh ayena urang lagsung we kana puncak acara nyaeta patukeur cingcin ‘

BISSMILLAHIRAHMANIRRAHIM resepsi penukaran cincin dimulai.....



                         “ u for me “


                           “ me for u”


sudah selasai tinggal salam-salam dan sedikit pesan dan kesan dan yag tidak terlewatkan adalah makaaaaan !

hhhhhmmmm akhirnya bisa duduk berdampingan juga bareng kang deden tercinta “
Lega nyo !!!! heuheu

( perasaan gw senyum mulu dech !!! apa gak salah minum obat gitoh )



               “ deden family  “  
                                               
 " vivi family "


Naaah itu lah moment resepsi acara tunangan saya sama sang pacar.
Alhamdulillah makasih banyak ya Allah akhirnya saya bisa menyelesaikan cerita ini sebagai kenangan yang tertulis dengan sedikit kemampuan yang saya miliki.

Semoga hubungan ini engkau redhoi sehingga kelak saya bisa bercerita lagi tentang moment yang super duper gak kalah serunya lagi dengan judul “ akhirnya nikah juga “.
Semoga kita berdua bisa menjalani hubungan ini dengan penuh kebahagiaan, kenyamanan, kesenangan, keceriaan,  bisa saling melindungi, menghargai, menyayangi dan saling melengkapi satu sama lain. Amin

Sekali lagi terima kasih banyak ya allah engkau telah menuntun saya sampai pada saat ini, saya tidak akan pernah merasa bosan untuk meminta kebaikan kepadamu ya Allah dan semoga engkau juga tidak bosan dengan semua keinginan dan permohonan maaf saya, mungkin kah ini jawaban dari semua doa-doa saya yang baik???, semoga “IYA”.

End some of my expectations,
saya berharap semoga sang pacar atau sekarang sudah sah di sebit sang tunangan bisa merubah sikap atapun sifat saya yang tadinya kurang baik menjadi lebih baik.
Dan sebaliknya juga dengan saya, semoga saya bisa merubah dia menjadi lebih baik pula.
Mudah-mudahan jangan ada sifat tidak mau ngalah di antara kita,,,


            Doakan saya selalu ya teman-teman mudah-mudahan dia itu calon suami yang bisa menjawab semua doa doa-saya.. amin amin amin yaa Rabb


With luph



Vivi damayanti